
Halo, teman-teman hebat kelas 4! Siapa di sini yang suka belajar bahasa Inggris? Hari ini, kita akan belajar dua kata yang sangat penting dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, yaitu "should" dan "shouldn’t".
Jangan khawatir kalau kalian merasa ini agak baru. Kita akan belajar bersama-sama dengan cara yang paling seru dan mudah dipahami. Bayangkan saja, kita sedang belajar tentang aturan-aturan baik dan tidak baik, saran, atau apa yang sebaiknya kita lakukan dan tidak lakukan.
Apa Itu "Should" dan "Shouldn’t"?
Mari kita mulai dengan arti dasarnya.
-
"Should" (dibaca: syud) artinya adalah sebaiknya atau seharusnya. Kita menggunakannya untuk memberikan saran atau mengatakan apa yang merupakan tindakan yang baik, benar, atau direkomendasikan. "Should" itu seperti nasihat baik dari teman atau orang tua.
-
"Shouldn’t" (dibaca: syud-ent) adalah bentuk negatif dari "should". Artinya adalah sebaiknya tidak atau seharusnya tidak. Kita menggunakannya untuk mengatakan apa yang merupakan tindakan yang buruk, salah, atau tidak direkomendasikan. "Shouldn’t" itu seperti peringatan agar kita tidak melakukan sesuatu yang bisa menimbulkan masalah.
Mudah kan? Intinya, "should" itu untuk hal yang baik, dan "shouldn’t" itu untuk hal yang tidak baik.
Kapan Kita Menggunakan "Should"?
Kita pakai "should" untuk:
- Memberikan Saran (Giving Advice): Ini adalah penggunaan paling umum. Ketika kita melihat teman kita melakukan sesuatu yang mungkin tidak baik, atau ketika kita ingin menyarankan sesuatu yang positif, kita pakai "should".
- Mengatakan Apa yang Benar atau Tepat (Saying What is Right or Proper): Kadang, ada hal-hal yang memang sudah seharusnya kita lakukan karena itu adalah kebiasaan baik atau aturan.
- Mengharapkan Sesuatu Terjadi (Expressing Expectations): Kalau kita yakin sesuatu akan terjadi atau seharusnya terjadi, kita bisa pakai "should".
Mari kita lihat contoh-contohnya dalam kalimat sederhana:
Contoh "Should" untuk Memberikan Saran:
-
Lihat temanmu batuk-batuk karena terlalu banyak makan permen. Kamu bisa bilang:
- "You should drink some water." (Kamu sebaiknya minum air.)
- "You shouldn’t eat too many candies." (Kamu sebaiknya tidak makan terlalu banyak permen.) (Nah, ini contoh "shouldn’t" juga!)
-
Temanmu kesulitan mengerjakan PR Matematika. Kamu bisa bilang:
- "You should ask your teacher for help." (Kamu sebaiknya minta bantuan gurumu.)
- "You should study hard for the test." (Kamu sebaiknya belajar giat untuk ujian.)
-
Kamu melihat adikmu bermain hujan padahal badannya kurang enak. Kamu bisa bilang:
- "You should go inside and rest." (Kamu sebaiknya masuk ke dalam dan istirahat.)
Contoh "Should" untuk Mengatakan Apa yang Benar atau Tepat:
- Saat pelajaran, guru berbicara. Apa yang seharusnya kamu lakukan?
- "We should listen to the teacher." (Kita sebaiknya mendengarkan guru.)
- Ketika kita bertemu orang yang lebih tua, seperti kakek atau nenek, apa yang seharusnya kita lakukan?
- "We should respect our elders." (Kita sebaiknya menghormati orang yang lebih tua.)
- Di kelas, agar rapi, apa yang seharusnya kita lakukan?
- "We should keep our classroom clean." (Kita sebaiknya menjaga kebersihan kelas kita.)
- Tentang kesehatan, apa yang seharusnya kita lakukan?
- "We should eat healthy food." (Kita sebaiknya makan makanan sehat.)
- "We should brush our teeth every day." (Kita sebaiknya menyikat gigi setiap hari.)
Contoh "Should" untuk Mengharapkan Sesuatu Terjadi:
- Ayahmu seharusnya sudah pulang sekarang karena jam segini biasanya sudah pulang.
- "My father should be home by now." (Ayahku seharusnya sudah di rumah sekarang.)
- Pesawat itu berangkat jam 3 sore. Sekarang sudah jam 3.
- "The plane should leave soon." (Pesawat itu seharusnya segera berangkat.)
Kapan Kita Menggunakan "Shouldn’t"?
Sekarang, mari kita bicara tentang "shouldn’t". Ingat, ini untuk hal-hal yang tidak baik atau tidak boleh dilakukan.
Kita pakai "shouldn’t" untuk:
- Memberi Peringatan (Giving Warnings): Ketika kita ingin mencegah seseorang melakukan sesuatu yang berbahaya atau salah.
- Mengatakan Apa yang Salah atau Tidak Tepat (Saying What is Wrong or Improper): Menjelaskan bahwa suatu tindakan tidak sesuai dengan aturan atau kebiasaan baik.
Mari kita lihat contoh-contohnya:
Contoh "Shouldn’t" untuk Memberi Peringatan:
- Temanmu mau memanjat pohon yang tinggi sekali.
- "You shouldn’t climb that tree. It’s too high!" (Kamu sebaiknya tidak memanjat pohon itu. Terlalu tinggi!)
- Temanmu mau menyentuh stop kontak listrik.
- "You shouldn’t touch that! It’s dangerous." (Kamu sebaiknya tidak menyentuh itu! Berbahaya.)
- Anak kecil mau menyeberang jalan sendirian.
- "You shouldn’t cross the street alone." (Kamu sebaiknya tidak menyeberang jalan sendirian.)
Contoh "Shouldn’t" untuk Mengatakan Apa yang Salah atau Tidak Tepat:
- Saat ujian, apa yang tidak boleh kita lakukan?
- "We shouldn’t cheat during the exam." (Kita sebaiknya tidak mencontek saat ujian.)
- Membuang sampah sembarangan itu tidak baik, kan?
- "We shouldn’t throw trash anywhere." (Kita sebaiknya tidak membuang sampah sembarangan.)
- Mengganggu teman yang sedang belajar itu tidak sopan.
- "You shouldn’t disturb your friends when they are studying." (Kamu sebaiknya tidak mengganggu teman-temanmu saat mereka belajar.)
- Terlambat ke sekolah itu tidak baik.
- "You shouldn’t be late for school." (Kamu sebaiknya tidak terlambat ke sekolah.)
Struktur Kalimat dengan "Should" dan "Shouldn’t"
Struktur kalimatnya sangat mudah, teman-teman!
-
Untuk kalimat positif (menggunakan "should"):
Subjek + should + kata kerja dasar (verb 1) + objek/keterangan.Contoh:
- I should study English. (Saya sebaiknya belajar Bahasa Inggris.)
- They should play outside. (Mereka sebaiknya bermain di luar.)
- She should help her mother. (Dia sebaiknya membantu ibunya.)
-
Untuk kalimat negatif (menggunakan "shouldn’t"):
Subjek + shouldn’t + kata kerja dasar (verb 1) + objek/keterangan.Contoh:
- He shouldn’t eat too much sugar. (Dia sebaiknya tidak makan terlalu banyak gula.)
- We shouldn’t shout in the library. (Kita sebaiknya tidak berteriak di perpustakaan.)
- You shouldn’t watch TV all day. (Kamu sebaiknya tidak menonton TV sepanjang hari.)
Perhatikan bahwa kata kerja setelah "should" dan "shouldn’t" selalu dalam bentuk dasar (verb 1). Tidak perlu ditambah "-s", "-ed", atau "-ing".
Latihan Seru: Mengisi Titik-titik
Sekarang, mari kita coba latihan soal seperti yang mungkin ada di buku tugas kalian. Coba pilih mana yang lebih tepat, "should" atau "shouldn’t".
Soal 1:
My teeth hurt. I ____ brush them more often.
(Gigi saya sakit. Saya ____ menyikatnya lebih sering.)
- Pilihan: should / shouldn’t
- Jawaban: should (Karena menyikat gigi itu baik untuk kesehatan gigi)
Soal 2:
It’s raining heavily. You ____ go out without an umbrella.
(Hujan deras sekali. Kamu ____ keluar tanpa payung.)
- Pilihan: should / shouldn’t
- Jawaban: shouldn’t (Karena keluar saat hujan deras tanpa payung bisa membuatmu basah kuyup dan sakit)
Soal 3:
To be healthy, we ____ eat fruits and vegetables.
(Agar sehat, kita ____ makan buah-buahan dan sayuran.)
- Pilihan: should / shouldn’t
- Jawaban: should (Karena buah dan sayur itu sehat)
Soal 4:
You ____ play with fire. It’s very dangerous.
(Kamu ____ bermain dengan api. Sangat berbahaya.)
- Pilihan: should / shouldn’t
- Jawaban: shouldn’t (Karena bermain api sangat berbahaya dan bisa menyebabkan luka bakar)
Soal 5:
If you want to learn English well, you ____ practice every day.
(Jika kamu ingin belajar Bahasa Inggris dengan baik, kamu ____ berlatih setiap hari.)
- Pilihan: should / shouldn’t
- Jawaban: should (Karena berlatih adalah cara yang baik untuk menguasai bahasa)
Soal 6:
Don’t run in the classroom. You ____ run there.
(Jangan berlari di kelas. Kamu ____ berlari di sana.)
- Pilihan: should / shouldn’t
- Jawaban: shouldn’t (Karena berlari di kelas bisa berbahaya dan mengganggu)
Soal 7:
It’s your friend’s birthday. You ____ buy him a present.
(Ini ulang tahun temanmu. Kamu ____ membelikannya hadiah.)
- Pilihan: should / shouldn’t
- Jawaban: should (Membelikan hadiah adalah kebiasaan baik untuk merayakan ulang tahun teman)
Soal 8:
You ____ tell lies to your parents.
(Kamu ____ berbohong kepada orang tuamu.)
- Pilihan: should / shouldn’t
- Jawaban: shouldn’t (Karena berbohong itu perbuatan yang tidak baik)
Soal 9:
To be a good student, you ____ do your homework.
(Untuk menjadi siswa yang baik, kamu ____ mengerjakan PRmu.)
- Pilihan: should / shouldn’t
- Jawaban: should (Mengerjakan PR adalah kewajiban dan kebiasaan baik siswa)
Soal 10:
You ____ touch the hot stove. You might get burned.
(Kamu ____ menyentuh kompor panas itu. Kamu bisa terbakar.)
- Pilihan: should / shouldn’t
- Jawaban: shouldn’t (Menyentuh kompor panas itu berbahaya)
Latihan Membuat Kalimat Sendiri
Sekarang, coba kalian buat kalimat sendiri menggunakan "should" dan "shouldn’t". Pikirkan tentang kegiatan sehari-hari kalian, kebiasaan baik, dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan.
Buat kalimat menggunakan "should":
- Tentang belajar: _____
(Contoh: I should read books more.) - Tentang kesehatan: ___
(Contoh: We should drink milk every day.) - Tentang membantu orang tua: __
(Contoh: Children should help their parents.)
Buat kalimat menggunakan "shouldn’t":
- Tentang keselamatan: ____
(Contoh: You shouldn’t play near the road.) - Tentang kebiasaan buruk: _____
(Contoh: He shouldn’t bite his nails.) - Tentang sopan santun: ___
(Contoh: We shouldn’t interrupt when someone is talking.)
Mengapa Penting Belajar "Should" dan "Shouldn’t"?
Belajar "should" dan "shouldn’t" sangat penting karena ini membantu kita berkomunikasi dengan lebih baik. Kita bisa:
- Memberi saran yang baik kepada teman.
- Meminta saran dari orang lain.
- Memahami aturan dan kebiasaan baik di masyarakat.
- Menghindari bahaya dan masalah.
- Menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bertanggung jawab, dan lebih peduli.
Bayangkan jika semua orang hanya melakukan apa yang mereka mau tanpa memikirkan apakah itu baik atau buruk. Pasti akan banyak masalah, kan? "Should" dan "shouldn’t" membantu kita untuk berpikir sebelum bertindak dan memilih tindakan yang benar.
Kesimpulan
Teman-teman kelas 4, sekarang kalian sudah lebih paham tentang "should" dan "shouldn’t". Ingat:
- "Should" = sebaiknya / seharusnya (untuk hal baik)
- "Shouldn’t" = sebaiknya tidak / seharusnya tidak (untuk hal buruk/berbahaya)
Teruslah berlatih menggunakan kedua kata ini dalam percakapan bahasa Inggris kalian. Semakin sering kalian berlatih, semakin lancar dan percaya diri kalian akan berbicara bahasa Inggris.
Jangan takut salah saat berlatih. Kesalahan adalah bagian dari belajar. Yang terpenting adalah terus mencoba dan menjadi lebih baik setiap hari.
Teruslah belajar, teruslah bertanya, dan yang paling penting, nikmati proses belajar bahasa Inggris kalian! Kalian pasti bisa menjadi jago bahasa Inggris!
See you in the next lesson!
